BAPPELITBANGDAKABUPATEN PAKPAK BHARAT
Kabar Baik Untuk Program Sunting

Sebagai organisasi filantropi yang berfokus pada bidang pendidikan dan kesehatan, Tanoto Foundation akan meluncurkan program “Kemitraan untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting” yang akan berjalan mulai dari tahun 2025-2028. Program ini berfokus pada dua pilar utama, yaitu Pendampingan Konvergensi dan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) untuk mempercepat penurunan Stunting di 9 Kabupaten yang tersebar di 6 Provinsi.
Dalam pelaksanaan acara “Peluncuran Program Kemitraan untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting” Tanoto Foundation yang di selenggarakan secara Online melalui Zoom di hari Jum’at 7 November 2025 Waktu : 14.00 – 16.00 WIB Tempat Aula Bappelitbangda. Bapak Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd Menanggapi paparan dan memberikan informasi Bahwa ada kabar baik untuk program Stunting tahun ini, yaitu Ibu Hamil, Ibu Menyusui, bayi dan balita akan sebagai penerima manfaat program makan bergizi gratis.
Adapun Sosialisasi ini di sampaikan oleh perwakilan dari Tanoto Ibu Margaretha Ari Widowati (Director of Basic Education Program) dan Bapak Michael Susanto (Head of Leadership Development and Scholarship). Tren prevalensi Stunting di Indonesia sejak tahun 2021 hingga saat ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, namun laju penurunannya masih perlu terus diperkuat untuk mencapai target nasional 14% pada tahun 2029 dan mempertahankannya dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempercepat penurunan Stunting, Tanoto Foundation bersama Yayasan Cipta akan melaksanakan Program Kemitraan untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting pada periode 2025–2028 sebagai kelanjutan dari program sebelumnya (periode 2021–2025). Program ini tetap berfokus pada dua pilar utama, yaitu Pendampingan Konvergensi dan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) untuk mempercepat penurunan Stunting di wilayah dampingan. Hasil studi kontribusi program sebelumnya (periode 2021 – 2025) menunjukkan bahwa pendampingan Tanoto Foundation berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pemerintah kabupaten/kota, khususnya pada aspek pengetahuan, regulasi, dan tata kelola. Kabupaten/kota dampingan dengan hasil kapabilitas pemerintah yang lebih tinggi juga mencatat capaian yang lebih baik dibandingkan kabupaten/kota lain, dengan prevalensi Stunting 8,6% lebih rendah, penurunan (delta) 26,2% lebih tinggi, serta penyerapan anggaran 11,1% lebih baik. Pada fase Program 2025 – 2028 ini, pendekatan akan disesuaikan dengan kebijakan nasional terbaru, termasuk Peraturan Presiden tentang Percepatan Penurunan Stunting serta Petunjuk Teknis Aksi Konvergensi Stunting 2024. Fokus kegiatan mencakup: 1. Peningkatan kapasitas tokoh masyarakat dalam edukasi kesehatan dan gizi. 2. Peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam perencanaan dan penganggaran Stunting. 3. Penguatan kapasitas pemerintah kabupaten dalam pemantauan dan penggunaan data. 4. Peningkatan kapasitas pemerintah desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data Stunting.
Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu 1. Menyampaikan arah kebijakan dan strategi nasional percepatan penurunan Stunting periode 2025–2029. 2. Menjelaskan peran strategis pemerintah daerah dalam penurunan Stunting yang terintegrasi dan berkelanjutan. 3. Memperkenalkan Rencana Program pendampingan teknis dan asistensi untuk percepatan pencegahan serta penurunan Stunting di daerah dampingan Program Kemitraan untuk Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting tahun 2025 - 2028.




